Image of Jatuh Cinta kepada-Nya: Memaknai Dimensi Spiritual Cinta dan Patah Hati

Text

Jatuh Cinta kepada-Nya: Memaknai Dimensi Spiritual Cinta dan Patah Hati



Jatuh Cinta kepada-Nya Memaknai Dimensi Spiritual Cinta dan Patah Hati. Seseorang yang tak pernah mencintai, tak akan pernah bisa mencintai Tuhan dengan sepenuh hati. Maka, mencintai hal-hal yang bersifat duniawi menjadi penting sebagai persiapan mencintai Tuhan. Meski cinta kepada manusia ada batasnya, tapi mengajarkan hati untuk berkorban, memberi manfaat, dan hidup bermakna.

Jatuh cinta juga berarti siap mengalami kekecewaan dan patah hati dalam perjalanannya, yang jika dirawat dengan benar justru akan menumbuhkan cinta sejati. Karena cinta tidak sekadar relasi antarmanusia, tetapi berakar pada kasih sayang Ilahi yang menyatukan segala sesuatu. Sehingga, cinta tidak hanya menghangatkan jiwa, tetapi juga membersihkan hati dari belenggu duniawi.

Jatuh Cinta kepada-Nya adalah perjalanan menuju cinta hakiki, cinta yang mengalir dari hati yang telah melampaui keduniawian. Melalui ajaran-ajaran para sufi dan filsuf yang telah menempuh jalan ini, pembaca diajak merenungkan makna mendalam tentang cinta Ilahi dan langkah-langkah untuk menghidupkannya dalam kehidupan sehari-hari.


Ketersediaan

2625832X7.1 FAI jPerpustakaan STKIP Al Hikmah (200-299)Tersedia

Informasi Detil

Judul Seri
-
No. Panggil
2X7.1 FAI j
Penerbit Noura Books : Jakarta.,
Deskripsi Fisik
Cetakan 2; 296 hlm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
978-623-2424-63-0
Klasifikasi
2X7.1
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subyek
-
Info Detil Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain




Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnyaXML DetailCite this