<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1798">
 <titleInfo>
  <title>Banjir Besar Zaman Nabi Nuh:</title>
  <subTitle>Riwayat dalam Al-Qur'an dan Cerita-Cerita Kuno</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Manshur Abdul Hakim</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Tangerang Selatan</placeTerm>
   <publisher>PT. Pustaka Alvabet</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>336 hal., 13 x 20 cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kisah air bah besar pertama pada zaman kuno terkenal di sejumlah bangsa di dunia. Tidak hanya disebutkan dalam legenda bangsa Timur Tengah (Mesopotamia), tetapi juga dalam bangsa Yunani dan India. Banjir itu konon menjadi awal dari peradaban baru umat manusia. Saking besarnya, banjir itu dikatakan terjadi secara menyeluruh di segala penjuru bumi. Demikian yang disebutkan dalam Alkitab (Perjanjian Lama).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Al-Quran juga menyebutkan kisah tersebut, tepatnya pada zaman Nabi Nuh. Dikisahkan bahwa banjir itu merupakan hukuman Tuhan kepada kaum Nuh yang menolak dakwah tauhid atau monoteisme. Mereka tetap dalam keyakinan pagan, yakni menyembah lima patung yang sejatinya adalah wujud lima orang saleh pada masa lalu yang amat dihormati. Allah pun menyuruh Nuh untuk membuat bahtera yang kelak akan menjadi tumpangan orang-orang beriman saat air bah itu terjadi.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Buku ini akan menyingkap kisah air bah tersebut dengan membandingkan antara kisah versi Alkitab dan al-Quran. Selain menceritakan Nabi Nuh dan kaumnya, buku ini akan menjawab pertanyaan benarkah banjir itu terjadi secara menyeluruh di muka bumi? Lalu, benarkah segala jenis hewan secara berpasang-pasangan masuk dalam bahtera? Apakah air bah yang sama akan terjadi lagi nanti menjelang kiamat? Buku ini juga menjawab lokasi bahtera Nuh berlabuh setelah bencana banjir itu usai, serta keturunan Nuh yang menjadi cikal bakal nenek moyang bangsa-bangsa di dunia.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>sejarah islam</topic>
 </subject>
 <classification>297.246</classification>
 <identifier type="isbn">9786232201439</identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan STKIP Al Hikmah Surabaya </physicalLocation>
  <shelfLocator>297.246 MAN b</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">252119</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan STKIP Al Hikmah (200-299)</sublocation>
    <shelfLocator>297.246 MAN b</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>MAN_b.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>1798</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-02-21 11:51:07</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-02-21 11:51:24</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>