<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1889">
 <titleInfo>
  <title>The Art of Thinking Clearly:</title>
  <subTitle>99 Sesat Pikir dalam investasi, bisnis, dan masalah pribadi</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Rolf Dobelli</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Jakarta</placeTerm>
   <publisher>Kepustakaan Populer Gramedia</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>xvii, 393 halaman ; 21 cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Buku ini bukanlah petunjuk praktis. Disini anda tidak akan menemukan &quot;tujuh langkah menuju hidup bebas kesalahan&quot;. Kesalahan-kesalahan kognitif telah terlalu berurat dan berakar untuk dapat kita hilangkan seluruhnya. Dibutuhkan kekuatan kehendak yang super untuk membungkam mereka, tapi itu bahkan bukan tujuan yang berharga. Tidak semua kesalaahan kognitif adalah racun; beberapa bahkan penting untuk menjalani hidup yang baik. Walau mungkin tidak berisi kunci untuk kebahagiaan, setidaknya buku ini dapat berperan sebagai asuransi terhadap terlalu banyak ketidakbahagiaan yang dibuat sendiri. Harapan saya bahkan cukup sederhana: Jika kita dapat belajar untuk mengenali dan menghindari kesalahan-kesalahan terbesar dalam berpikir dalam kehidupan pribadi, pekerjaan, atau dalam pemerintahan kita mungkin akan dapat mengalami lompatan kemakmuran. Kita tidak perlu kepintaran tambahan, gagasan baru, perangkat yang tidak perlu, tindakan berlebihan yang kita perlukan adalah lebih sedikit irrasionalitas.&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>pengembangan diri</topic>
 </subject>
 <classification>158.13</classification>
 <identifier type="isbn">9786024244064</identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan STKIP Al Hikmah Surabaya </physicalLocation>
  <shelfLocator>158.13 DOB t</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">251896</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan STKIP Al Hikmah (000-199)</sublocation>
    <shelfLocator>158.13 DOB t</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>Art.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>1889</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-02-26 11:12:51</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-02-26 11:13:05</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>