<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="2495">
 <titleInfo>
  <title>Ngomong Santun ala Wong Pandhalungan Jember</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Rifa'i, Ahmad</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Santoso, Agus</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Jakarta</placeTerm>
   <publisher>BRIN</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Sopan santun adalah salah satu sikap adiluhung yang sejak dulu dijunjung tinggi di dalam masyarakat Indonesia. Masyarakat Indonesia selama ini selalu memiliki kebanggaan tersendiri dengan budaya sopan santun yang mereka miliki. Oleh karena itu, ketika pada tahun 2021 Microsoft merilis Digital Civility Indeks atau Indeks Keberadaban Digital yang menunjukkan bahwa netizen Indonesia adalah netizen dengan tingkat keberadaban paling rendah nomor 1 di Asia Tenggara, banyak kalangan yang merasa terkejut. Data tersebut seperti sebuah tamparan tak terduga di wajah masyarakat Indonesia.&#13;
Buku Ngomong Santun Ala Wong Pandhalungan ini adalah salah satu tanggapan dari pihak akademisi Indonesia terhadap data dari Microsoft tersebut. Dengan memberikan contoh kasus di Jember, buku ini ingin menunjukkan bahwa data tersebut tidak mewakili seluruh masyarakat Indonesia. Ternyata sampai sekarang budaya sopan santun masih sangat terjaga di kehidupan sehari-hari masyarakat. Selain itu, melalui buku ini, penulis ingin menggugah kembali ingatan kita tentang budaya sopan santun yang akhir-akhir ini sedikit terlupakan.&#13;
Semoga dengan terbitnya buku ini bisa menguatkan keinginan pembaca untuk memelihara budaya sopan santun dalam keseharian masyarakat Indonesia. Selain itu, semoga buku ini bisa menghidupkan diskusi akademis seputar topik tersebut.&#13;
&#13;
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>302</classification>
 <identifier type="isbn">9786238372331</identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan STKIP Al Hikmah Surabaya </physicalLocation>
  <shelfLocator>E-302 RIF n</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">252531</numerationAndChronology>
    <sublocation>OPAC Perpustakaan</sublocation>
    <shelfLocator>E-302 RIF n</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:digitals>
  <slims:digital_item id="17" url="" path="/bb9fe71ae4d8ebe0e68890cdba58e66f.pdf" mimetype="application/pdf">Ngomong Santun ala Wong Pandhalungan Jember</slims:digital_item>
 </slims:digitals>
 <slims:image>jember.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>2495</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-12-05 09:05:04</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-12-05 09:08:44</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>