<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="2562">
 <titleInfo>
  <title>Problematika Krisis Spiritual Manusia Kontemporer</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Nasr, Seyyed Hossein</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Yogyakarta</placeTerm>
   <publisher>IRCiSoD,</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>206 hlm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Krisis ekologi sudah lama melanda dunia, tetapi hanya sedikit yang memahami akibat-akibatnya atau membicarakannya, dan lebih sedikit lagi yang berusaha menggali sebab-sebab yang lebih dalam kenapa krisis itu terjadi. Banyak di antara para pakar telah berupaya menggali akar-akar krisis ekologi melalui sejarah sains serta filsafat dan agama di Barat.&#13;
&#13;
Memang sejak munculnya kesadaran dalam krisis ekologis, beberapa upaya telah dilakukan untuk menggunakan disiplin ilmu ini dengan benar dan, khususnya sejarah sains, untuk memperjelas akar kebuntuan saat ini, tetapi upaya ini terbilang kecil dibandingkan dengan dimensi masalahnya.&#13;
&#13;
Seyyed Hossein Nasr, melalui bukunya yang fenomenal ini, mengurai secara detail akar masalahnya. Bahkan secara jelas ia telah menyatakan bahwa krisis ekologi hanyalah manifestasi dari krisis rohani dan tidak dapat diselesaikan tanpa membangkitkan kembali spiritualisme dari manusia Barat. Itulah sebabnya, buku ini bisa disebut sebagai uraian paling memukau tentang krisis spiritual manusia kontemporer.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>297.26</classification>
 <identifier type="isbn">9786235348070</identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan STKIP Al Hikmah Surabaya </physicalLocation>
  <shelfLocator>297.26 NAS p</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">262573</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan STKIP Al Hikmah (200-299)</sublocation>
    <shelfLocator>297.26 NAS p</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>pkss.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>2562</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-04-07 09:46:09</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-04-07 09:46:44</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>