<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="302">
 <titleInfo>
  <title>Ikhtisar Ihya' Ulumuddin</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Muhammad, Abu Hamid</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Jakarta</placeTerm>
   <publisher>WALI PUSTAKA</publisher>
   <dateIssued>2017</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>684 hal</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Imam al-Ghazali mengambil peranan besar dalam perkembangan Islam. Sosok yang mencintai filsafat dan tasawuf ini menularkan pemikiran-pemikirannya ke seluruh sudut dunia Islam. Terlahir pada tahun 1058 atau 450 H di Iran, Imam al-Ghazali memiliki nama lahir Abu Hamid Muhammad bin Muhammad al Ghazali ath-Thusi asy-Syafi'i.&#13;
&#13;
Sinopsis&#13;
Kitab Ikhtishar `Ihya` ‘Ulumuddin merupakan ringkasan dari kitab legendaris berjudul `Ihya`‘Ulumuddin karya Sang Hujjatul Islam Imam al-Ghazali (1058-1111 M). Dikenal luas sebagai kitab referensi spiritualitas umat Islam, kitab ini diringkas sendiri oleh al-Ghazali agar tetap terjaga intisarinya, terutama untuk Anda yang sibuk.&#13;
&#13;
Melalui kitab monumental ini kita seperti diajak untuk membaca lebih dekat sosok Imam al-Ghazali di akhir-akhir hidupnya. Periode ketika al-Ghazali telah sempurna sebagai &quot;manusia&quot;, yakni ketika ia sampai pada pilihan untuk meninggalkan segala apa yang ia capai selama hidupnya dan memilih untuk kembali ke jalan sederhana, hidup apa adanya di tanah kelahirannya.&#13;
&#13;
Karya yang ditulis hampir seribu tahun yang lalu ini membahas secara lengkap inti-inti ajaran Islam sekaligus memiliki banyak keistimewaan, khususnya dalam hal tuntunan penyucian diri (tazkiyat an-nafs) seorang hamba dan karakter kepenulisan yang menarik dan unik. Tak heran, jika kitab ini begitu populer di Indonesia, khususnya di kalangan santri yang menjadikan kitab al-Ghazali ini sebagai salah satu bacaan wajib setelah al-Quran.&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>islamic education</topic>
 </subject>
 <classification>297.5</classification>
 <identifier type="isbn">9786027406483</identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan STKIP Al Hikmah Surabaya </physicalLocation>
  <shelfLocator>297.5 Gha i</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">2101314</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan STKIP Al Hikmah (200-299)</sublocation>
    <shelfLocator>297.5 Gha i</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>Ikhtisar_Ihya_Ulumuddin.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>302</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-11-19 13:35:22</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-06-03 09:50:38</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>