<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="459">
 <titleInfo>
  <title>Xe.No.Glo.So.Fi.Lia :</title>
  <subTitle>Kenapa harus nginggris?</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Lanin, Ivan</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Jakarta</placeTerm>
   <publisher>PT Gramedia</publisher>
   <dateIssued>2019</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>214 hlm</extent>
 </physicalDescription>
 <relatedItem type="series">
  <titleInfo/>
  <title>-</title>
 </relatedItem>
</mods>
<note>Sebagai orang Indonesia, sudah seharusnya melestarikan bahasa sendiri dengan membiasakan diri menggunakan gaya bahasa dan memperbanyak kosakata. Umumnya, seseorang yang memiliki jabatan lebih tinggi menganggap bahasa asing perlu digunakan untuk melabeli suatu kata. Misalnya saja, penggunaan kata blogger merujuk pada narablog. Penggunaan bahasa Indonesia dengan baik dan benar bukanlah hal yang mudah dan sedikit rumit. Hal ini dikarenakan ada banyak perbendaharaan kata yang mengalami perubahan atau revisi sewaktu-waktu. Perubahan bahasa Indonesia sampai saat ini awalnya berasal dari penyerapan bahasa Belanda yang pernah menjajah Indonesia sebelum kemerdekaan.&#13;
&#13;
Buku Xenoglosofilia: Kenapa Harus Nginggris? ditulis oleh Ivan Lanin dan diterbitkan oleh Buku Kompas menjadi salah satu buku yang memfokuskan seseorang begitu tergila-gila pada bahasa asing. Xenoglosofilia berasal dari tiga kata yaitu xeno (asing), gloso (bahasa), dan filia (suka) yang berarti ketertarikan secara berlebihan terhadap bahasa asing. Walaupun bahasa Indonesia adalah bahasa ibu dan sering dipelajari sewaktu kecil, namun masih banyak yang belum memahami cara berbahasa Indonesia dengan baik dan benar. Buku ini memperkaya wawasan seputar penggunaan bahasa Indonesia dengan tepat dan sesuai kaidah yang telah ditetapkan.</note>
<note type="statement of responsibility"></note>
<subject authority="">
 <topic>Indonesian Language</topic>
</subject>
<classification>499.221 8</classification>
<identifier type="isbn">9786024124120</identifier>
<location>
 <physicalLocation>Perpustakaan STKIP Al Hikmah Surabaya </physicalLocation>
 <shelfLocator>499.221 8 Lan x</shelfLocator>
 <holdingSimple>
  <copyInformation>
   <numerationAndChronology type="1">2001208</numerationAndChronology>
   <sublocation>Perpustakaan STKIP Al Hikmah (400-499)</sublocation>
   <shelfLocator>499.221 8 Lan x</shelfLocator>
  </copyInformation>
 </holdingSimple>
</location>
<slims:image>Xe.No.Glo.So.Fi.Lia_-_Kenapa_harus_nginggris%253F.png.png</slims:image>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>459</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-11-19 13:35:22</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-09-08 13:37:59</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>